Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menggoreng Kopi Agar Nikmat

Cara Menggoreng Kopi Agar Nikmat tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang mesti diterapkan agar bisa betul-betul mendapatkan bau khasnya. Asal mau belajar pasti tahu.

Cari tahu juga mengenai wajan sangrai kopi, campuran menggoreng kopi yang enak, berapa lama menyangrai kopi, cara menggoreng kopi campur beras, menyangrai biji kopi hasil panen, menyangrai kopi disebut, cara membuat campuran kopi yang enak, campuran kopi yang sehat

Baca Juga Cara Menyangrai Kopi Jahe

Apa warna biji kopi? Bila menjawab warna cokelat atau hitam, karena itu Anda barusan melewati salah satunya adegan penting dalam proses pembikinan minuman kopi.

Anda yang menjawab putih kehijauan sebagai warna asli biji kopi pasti memahami, biji kopi mentah alias green bean berbeda warna jadi cokelat kehitaman karena sudah melalui proses sangrai alias roasting.

Cara Menggoreng Kopi Agar Nikmat

Cara Menggoreng Kopi Agar Nikmat
Cara Menggoreng Kopi Agar Nikmat

Dahulu, Anda mungkin kerap menyaksikan seorang tengah menyangrai kopi di atas wajan yang dibuat dari gerabah atau besi. Sekarang, proses menyangrai kopi memakai cara tradisionil semakin jarang-jarang kita jumpai. 

Cara Menggoreng Kopi Agar Nikmat secara tradisional ini nyaris sudah ditinggalkan.

Umumnya proses sangrai kopi sekarang ini memercayakan mesin sangrai kopi alias coffee roasting machine.

Dibandingkan memakai mesin, Evani Jesslyn, menjelaskan, proses menyangrai biji kopi menggunakan wajan semakin lama dan hasilnya kurang cukup stabil. "Tetapi, yang lebih bernilai ialah orangnya, bukan mesin," tutur roaster, cupper, brewer, dan juga pemilik Strada Coffee di Semarang ini.

Ya, proses menyangrai kopi memanglah tidak terus-terusan tergantung pada mesin. Kebalikannya, orang yang menyangrai alias roaster atawa roastmaster malah lebih bernilai. 

Apalagi cara Menggoreng Kopi Agar Nikmat ini tak tertandingi dibandingkan dengan menggunakan mesin.

Sia-sia punyai mesin bagus, tapi roaster tidak mempunyai kekuatan menyangrai kopi. Dalam rantai produksi minuman kopi, dari tanaman kopi sampai jadi satu cangkir kopi, seorang roaster mempunyai status yang perlu.

Baca Juga Cara Sangrai Kopi yang Baik dan Benar

Christianus Pinardi Setiawan, ngomong, untuk hasilkan satu cangkir kopi nikmat, petani kopi memiliki peran sejumlah 60%. Dan peran seorang roaster sejumlah 30%. "Bekasnya dari barista," tutur barista dan roaster yang memegang sebagai Production Manajer Sebastian Coffee and Kithcen ini.

Aris Kandunganisman, roaster dan trainer di Indonesia Coffee Academy, menjelaskan, kekuatan roaster diperlukan untuk tentukan tingkat kematangan kopi dengan maksimal.

Membentuk profile

Evani merinci, seorang roaster turut jadi pemasti dalam proses produksi kopi khusus. Bila seorang roaster menyangrai asal-asalan, biji kopi berkualitas sangat tinggi juga tidak dapat hasilkan satu cangkir kopi khusus.

Tak sekedar menyangrai, tambah Evani, seorang roaster harus dapat keluarkan kekuatan dan cita-rasa kopi yang maksimal. Pemegang sertifikat Diploma Sistem dari Specialty Coffee Association (SCA) ini ngomong, roaster juga lah yang membentuk profile cita rasa kopi.

Cita rasa kopi memang tergantung pada kerja hasil roaster. Pinardi mengatakan, 2 orang roaster yang menyangrai green bean yang serupa, bisa saja hasilkan cita rasa kopi yang lain.

Karena, masing-masing roaster bisa jadi membentuk profile penyangraian (roasting profil) yang lain. Oleh karenanya, hasilnya juga akan berlainan.

Saat beli biji kopi dari petani, seorang roaster umumnya mengetes cita rasa kopi lebih dulu lewat proses cupping. Dari sana, Pinardi ngomong, ia akan mengetahui watak kopi itu.

Lalu, roaster akan tentukan watak yang mana penting dan perlu dipertingkat atau yang mana dikurangkan atawa ditiadakan.

Misalkan, kopi dengan keasaman atau acidity yang nikmat dan kompleks. Seorang roaster dapat memutuskan untuk tingkatkan cita rasa keasaman itu.

Dapat juga, roaster memutuskan untuk tingkatkan ketebalan atau bodi kopi itu. Roaster juga harus tentukan wewangian yang penting dipertingkat.

Dari situlah, roaster akan tentukan roasting profil. Profile penyangraian juga akan berlainan, tergantung pada cara penyeduhan. Apa penyeduhan memakai tehnik manual (manual brewing) atau menggunakan mesin (espresso).

Pandai hitung

Nach, proses menyangrai biji kopi akan tergantung pada profile yang sudah ditetapkan awalnya. Disamping itu, kata Pinardi, proses penyangraian, seperti penetapan suhu dan waktu, juga bergantung pada biji kopi yang disangrai.

Secara fundamental, Aris menjelaskan, ada tiga tahapan dalam proses sangrai.

  • Pertama, dehydration, proses untuk hilangkan kandungan air.
  • Ke-2 , caramelization, proses pembangunan kandungan gula.
  • Ke-3 , beans development atau tentukan tingkat kematangan.

Prakteknya, menyangrai biji kopi sampai hasilkan kopi nikmat pasti tidak gampang. Karena tugas memanggang tidak terlepas dari api, seorang roaster harus pahami masalah suhu.

Bahkan juga, tentukan suhu awalnya alias initial temperature, pungkas Pinardi, jadi cara penting. "Ada hitung-hitungannya berdasar massa, berat, kekerasan, dan proses paca panen biji kopi," ucapnya.

Saat biji kopi ditempatkan, temperatur drum di mesin penyangrai akan turun sementara temperatur biji kopi perlahan-lahan naik. Pada satu titik, Evani ngomong, temperatur drum dan biji kopi akan sama.

Saat babak turning poin ini, biji kopi akan alami drying stage atau pengurangan kandungan air. Lantas, biji kopi mulai keluarkan wewangian.

Kemudian, biji kopi pecah untuk pertamanya kali. Babak ini disebutkan first crack. "Babak ini mengisyaratkan biji masak dan jadi titik awalnya roasting development," sebut Evani.

Sesudah biji terpecah, Pinardi meneruskan, seorang roaster mulai membentuk profile kopi seperti tentukan keasaman, ketebalan, dan wewangian. Terhitung, mendapatkan rasa manis atau sweet spot saat masuk sugar browning.

Nach, tingkatan itu sebagai proses dasar. Prakteknya, pasti dapat semakin kompleks. Cara Menggoreng Kopi Agar Nikmat ini bisa betul-betul dipelajari di sini. Pada tahap ini.

Yang terang, Pinardi menjelaskan, seorang roaster harus pandai hitung. Ia perlu dapat memprediksi peningkatan suhu dalam menit tertentu.

Lalu, bagaimana prospect karier roaster? 

Menurut Aris, prospect roaster di depan makin memikat bersamaan makin bertambahnya roastery dan warung atau cafe kopi.

Yang perlu, memerlukan kapabilitas agar seorang roaster tidak kalah berkompetisi. Pinardi merekomendasikan, seorang roaster seharusnya memulai profesinya dari barista. "Barista naik kelas jadi roaster hingga pengetahuan semakin komplet," ucapnya.


rumi
rumi salah satu blog yang membahas mengenai seputar dunia game, asuransi, dan merajut. Baik game offline maupun game online. Baik itu download game dan juga game gratis.